Home / healthy / Maraknya Prostitusi Dikalangan Remaja

Maraknya Prostitusi Dikalangan Remaja

Untuk mengatasi prostitusi dikalangan remaja kita perlu menelusuri tuntas sampai ke akar-akar nya, salah satu nya adalah masalah kemisikinan. Pengaruh lingkungan dan gaya hidup yang mewah membuat sebagian wanita menghalalkan segara cara untuk kebutuhan hidup mereka.

Inilah beberapa faktor yang menyebabkan wanita terjerumus gemerlap nya dunia hitam.

  • Faktor ekonomi.
  • Faktor Kenakalan remaja.
  • Faktor lingkungan sosial.
  • Karakter remaja perempuan yang sering inging mencoba hal-hal baru.
  • Faktor Adat ketimuran yang sudah terkikis.

Apa pun alasan seorang remaja terjun di dunia prostitusi, karakteristik pekerjaan yang harus dilakukan oleh pekerja seks membuat prostitusi menjadi pekerjaan yang berisiko tinggi. Dalam melakukan pekerjaannya, mereka berganti-ganti pasangan dan melakukan hubungan seksual dengan banyak orang.

Bahkan banyak resiko yang akan dihadapi seorang pekerja seks, Resiko umumnya terjadi, pelanggan yang penipu, mungkin saja pekerja seks tidak akan dibayar setelah melakukan aktivitas seksual, Resiko lainya mungkin saja terjadi apabila tidak menggunakan alat kontrasepsi, pekerja seks juga berisiko mengalami kehamilan yang tidak diinginkan.

Akibatnya, pelanggan yang mengidap penyakit menular seksual atau bahkan HIV/AIDS, pekerja seks tadi dapat tertular tanpa mampu melindungi tubuhnya, karena risiko tertular HIV lebih besar jika berhubungan dengan pekerja seks dewasa, maka kebanyakan pria hidung belang banyak mencari pekerja seks dikalangan remaja.

Resiko lain yang mungkin saja sering kali dihadapi remaja sebagai pekerja seks adalah kekerasan seksual yang mungkin sampai mengancam nyawa remaja pekerja seks. Tidak jarang, pelanggan yang datang juga menginginkan bentuk hubungan seks yang tidak wajar mereka dapatkan.

Prostitusi dikalangan remaja juga bukan dunia yang mudah untuk ditinggalkan. Banyak remaja, terutama di kalangan anak sekolah atau kuliah yang terjun ke dunia prostitusi memang tidak berniat untuk menjadikan prostitusi sebagai pekerjaan utamanya. Mereka hanya berpikir menjadi pekerja seks untuk sementara saja. Nyatanya tidak semudah itu untuk remaja meninggalkan profesi haram tersebut.

Remaja yang bekerja sebagai pekerja seks tidak dipandang hormat oleh masyarakat. Bahkan tidak banyak pula masyarakat mengaggap mereka sebagai sampah masyarakat.

Bahkan ketika mereka ingin beralih kepekerjaan lain masyarakat tidak begitu muda untuk dapat menerima mereka, Hal ini mengakibatkan para pekerja seks mengalami kesulitan mengganti pekerjaan mereka sebagai pekerja seks.

Namun, mengenai pekerja seks yang mungkin masih bawah umur sangat sulit untuk didapat, karena mereka bekerja menggunakan identitas palsu, di mana umur dan fotonya dibuat supaya mereka terlihat lebih tua. Sulitnya untuk mengetaui masalah ini tidak dapat perhatian yang cukup dari pemerintah.

Berbagai cara pun dilakukan pemerintah untuk mengurangi maraknya prostitusi khususnya untuk anak dibawah umur. 

  • Jam mata pelajaran pendidikan agama di setiap sekolah perlu ditambah.
  • Sosialisasi kepada masyarakat tentang bahaya dan akibat dari hubungan seksual di luar nikah.
  • Adanya reformasi dari aparat pemerintah.
  • Adanya program merubah karakter masyarakat.

Dalam masalah tersebut orang tua sangat berperan penting untuk mencegah remajanya untuk terhindar dari bahaya nya prostitusi dikalangan remaja.

Check Also

6 Fakta Mengejutkan Tentang Hujan

Ya guys namanya juga sudah masuk bulan januari, tentu identik dengan musim hujan bukan? Musim …